Rabu, 11 September 2024

Bab 7, D. Modularisasi program 2

 D. Modularisasi program 2

Modularisasi adalah alat mendasar dalam pengembangan perangkat lunak untuk meningkatkan penggunaan kembali kode, memungkinkan pengembangan paralel, dan mengurangi upaya pengujian.




Pemrograman modular biasanya membuat kode Anda lebih mudah dibaca karena ia memisahkannya ke dalam beberapa fungsi – sehingga masing-masing hanya menangani satu aspek dari keseluruhan fungsi. Dibandingkan dengan kode monolitik, ia juga dapat membuat berkas Anda jauh lebih kecil dan lebih mudah dipahami.


contoh nyata dari modularitas?
Komputer merupakan salah satu contoh terbaik dari desain modular. Modul-modul komputer yang umum meliputi rangka komputer, unit catu daya, prosesor, motherboard, kartu grafis, hard drive, dan drive optik.

Bab 7, C. Modularisasi program

 C. Modularisasi program

Modularisasi program adalah teknik pemrograman yang membagi program menjadi beberapa bagian yang independen atau modul. Setiap modul memiliki fungsi yang spesifik dan dapat dianggap sebagai blok bangunan yang berisi semua bagian yang diperlukan untuk menjalankan satu aspek fungsionalitas. 

 

Beberapa tujuan dari modularisasi program adalah: Program lebih mudah dipahami, Code dapat di-reuseable, Menghindari redundancy, Proses maintenance yang lebih efisien. 

 

Modularisasi program dilakukan dengan cara memecah masalah menjadi beberapa kelompok masalah yang lebih kecil. Dengan membagi masalah menjadi beberapa modul, masalah tersebut akan menjadi lebih sederhana sehingga program dapat menjadi lebih mudah disusun dan dipahami. 

Konsep modularisasi dalam pemrograman adalah proses pemisahan fungsionalitas program menjadi modul-modul yang independen dan dapat dipertukarkan. Setiap modul memiliki satu fungsi yang spesifik.

 



Bab 7, B literasi numetik

 B. Literasi numerik





Input terdiri atas atas 2 kelompok input yaitu :

1. N yang menyatakan banyaknya siswa. 
2. Nilai ujian bahasa indonesia dari N siswa. 



Output : tampilan di layar berupa banyaknya nilai kurang dari kkm. 




Bab 7, A. Scratch vs Blockly

 A. Scratch vs Blockly



Beberapa blok Scatch sama dengan blok yang tersedia di blockly. Akan tetapi, patut dicatat bahwa blok yang dicantumkan disini  adalah blok blockly yang dasar. 

Scratch dan Blockly adalah dua bahasa pemrograman berbasis blok yang dapat digunakan untuk membuat program: 

Scratch adalah sebuah bahasa pemrograman visual untuk lingkungan pembelajaran yang memungkinkan pemula (entah murid, guru, pelajar, atau orangtua) untuk belajar membuat program tanpa harus memikirkan salah-benar penulisan sintaksis.

Blockly adalah editor pemrograman visual dari Google yang menggunakan blok tarik lalu lepas. Mesin inilah yang mendukung program pendidikan coding paling populer di seluruh dunia.



Bab 7 Algoritma dan pemrograman


 bab 7 algoritma dan pemrograman


> peta konsep 


> Algoritma adalah suatu langkah atau metode yang telah direncanakan secara matang sehingga terurut dan terorganisir dengan baik dan biasanya digunakan untuk memecahkan suatu masalah dengan memberikan suatu instruksi sehingga menjadi suatu tindakan.

> Pemrograman komputer komputer adalah proses menyusun rangkaian instruksi yang disebut program, sehingga komputer dapat mengikuti instruksi tersebut untuk melakukan tugas.